Skip to main content

mamahku unik :):)

lagi kangeen banget sama mamah aku :')
bayangin yaa.. ini udah hampir sebulan liburan loh sodara-sodaraaa

dan saya masih terjebak di kota ini (tapi insyaALLAH iklas)

hmm.. mamah ku unik banget kalo smsan...

beda sama papa yang bisa kirim sampai 2-3 slide..

nih kata-kata balesan mamah yang sudah ku hafal

"oh begitu ya"


"tidak tahu"


"ia"


"alin lagi apa"


"alhamdulillah. mama senang dengarnya"


"alin udah makan"


"alin udah bangun"


"hati-hati dijalan ya"

dan ketika aku sms mama tanya mama lagi apa..
hampir selalu jawabannya "mama lagi ngajar ngaji"

hehe.. terkadang aku sudah tahu apa isi jawaban nya apa.. hehe...

walaupun mamah balesnya sesimpel itu, tapi aku seneng kok :):)

alhamdulillah :):)

p.s = tapi kalau lagi ditelfon jangan salah yaa... cerita bisa sampe dari A  sampai Z .. hehe

love you  n miss you mah :):)




Comments

Popular posts from this blog

Pah.....

"Alin, tahun berapa alin lulus ?", tanya lelaki itu. pertanyaan ini bukan pertama atau yang kedua kalinya.. pertanyaan ini udah sering aku dengar... dan jawabanku juga masih tetap sama "insyaAllah pah, april 2015 udah kelar profesi" entahlah.. selalu ada satu rasa yang sangat berat dalam pertanyaan itu.. rasa lelah yang tak pernah terungkapkan.. rasa lelah yang selalu disimpan rasa lelah yang seringkali terabaikan... dan selalu ada satu janji pada kata "april 2015" selalu ada harapan dalam kata "april 2015" seperti angin yang ditunggu oleh orang yang penuh peluh seperti air untuk orang yang tercekik karena haus ataupun seperti tidur siang untuk orang yang kelelahan.. Pah... insyaAllah.... hari pada "april 2015 adalah hari dimana penyerahan "beban" yang selama ini kau pikul di bahumu ke bahuku... hari dimana pergantian posisi tertinggi untuk bertanggung jawab atas nama "keluarga" hari itu, tak ...

pasrah hingga titik terendah

ujian tulis kukerjakan semampuku.. sekuatku.. kuhabiskan 3 lembar folio full selama satu setengah jam bersama kurang lebih 7 peserta lain yang  juga lolos.. dengan tulisanku yang percayalah lebih rapih dan terbaca tulisan anak tk (kajurku pernah berkata demikian) aku menyelesaikan lebih cepat 10 menit dari waktu yang telah ditentukan.. bukan apa-apa, aku ingin mengantri wawancara lebih cepat karena aku ada kuliah.. pewawancara duduk persis dihadapanku.. sial, tidak ada meja yang menjadi pembatas diantara kita ku yakin interviewer itu telah melihat kaki ku yang tidak bisa diam, dia pasti telah menangkap ke-nervous-an ku.. saat sesi wawancara kujawab semampuku dan sejujur-jujurnya jawabanku.. ketika penutupan sang interviewernya bertanya "bagaimana bila Anda tidak lolos dalam tahapan ini karena mungkin ada peserta yang jauh lebih baik dari Anda?" dengan simpel aku jawab "berarti bukan rejeki saya pak" setelah itu aku mendadak lemas *** yaTuhan,...