Skip to main content

and I failed again.....alhamdulillah..

I have told you that I joined selection of one of BUMN in Indonesia, right? This BUMN has 8 processes. Each process has its unique. In the beginning of time when I start it, i have no interest at all. so, I went through the process one by one.. and slowly, I began to hope.. I started to anxiously await the announcement in every night. and I was happy when I get the word "SELAMAT" :D

and until the 4th stage, i failed. i said to myself that i will be okay. i will try another selection. I consider all of these experiences will bring me to the next success. amiin... at the time, i realized that i failed, i cant lie that i was so sad. the 4th stage would be the last time I test through paper, the next stage, participants just face FGD (focus group discussion), interview and medical check-up. once.

however, i do believe that ALLAH has prepare something great for me than just this kind of BUMN. i believe that everything happens for a reason.

but wait, aren't you guys so curios why I choose this way now (read : work) instead of apply for master degree ? what i am gonna do right know is i will knock all the doors, which one will be opened, i am sure that it's my way to go...

just pray for me...

whether school or work, i do my best to my future. amiiiinnnn :)

Comments

Popular posts from this blog

Pah.....

"Alin, tahun berapa alin lulus ?", tanya lelaki itu. pertanyaan ini bukan pertama atau yang kedua kalinya.. pertanyaan ini udah sering aku dengar... dan jawabanku juga masih tetap sama "insyaAllah pah, april 2015 udah kelar profesi" entahlah.. selalu ada satu rasa yang sangat berat dalam pertanyaan itu.. rasa lelah yang tak pernah terungkapkan.. rasa lelah yang selalu disimpan rasa lelah yang seringkali terabaikan... dan selalu ada satu janji pada kata "april 2015" selalu ada harapan dalam kata "april 2015" seperti angin yang ditunggu oleh orang yang penuh peluh seperti air untuk orang yang tercekik karena haus ataupun seperti tidur siang untuk orang yang kelelahan.. Pah... insyaAllah.... hari pada "april 2015 adalah hari dimana penyerahan "beban" yang selama ini kau pikul di bahumu ke bahuku... hari dimana pergantian posisi tertinggi untuk bertanggung jawab atas nama "keluarga" hari itu, tak ...

pasrah hingga titik terendah

ujian tulis kukerjakan semampuku.. sekuatku.. kuhabiskan 3 lembar folio full selama satu setengah jam bersama kurang lebih 7 peserta lain yang  juga lolos.. dengan tulisanku yang percayalah lebih rapih dan terbaca tulisan anak tk (kajurku pernah berkata demikian) aku menyelesaikan lebih cepat 10 menit dari waktu yang telah ditentukan.. bukan apa-apa, aku ingin mengantri wawancara lebih cepat karena aku ada kuliah.. pewawancara duduk persis dihadapanku.. sial, tidak ada meja yang menjadi pembatas diantara kita ku yakin interviewer itu telah melihat kaki ku yang tidak bisa diam, dia pasti telah menangkap ke-nervous-an ku.. saat sesi wawancara kujawab semampuku dan sejujur-jujurnya jawabanku.. ketika penutupan sang interviewernya bertanya "bagaimana bila Anda tidak lolos dalam tahapan ini karena mungkin ada peserta yang jauh lebih baik dari Anda?" dengan simpel aku jawab "berarti bukan rejeki saya pak" setelah itu aku mendadak lemas *** yaTuhan,...