Skip to main content

madrasah terbaik... :)




waktu aku kecil, ibuku yang selalu membanguni kami... tepat waktu subuh... dengan mata yang mengantuk.. aku dengan berat langkah mengambil air wudhu yang dingin.. dan kemudian sholat secepat mungkin.... secepat mungkin ketika ibuku tidak lihat... 
dan aku tau, aku akan dimarahi ketika sholat seperti itu...
"sholat patuk ayam tidak akan diterima Allah" kata ibuku kala itu..

ketika pulang dari  sekolah, tidak ada hal lain yang aku fikirkan selain bermain... bahkan terkadang aku lupa mengganti seragamku... baru setelah itu ibuku berteriak-teriak memanggil namaku  menyuruhku pulang untuk sholat ashar,  saat itu adalah saat yang kuingat paling menyebalkan... dimana aku harus berhenti bermain untuk sholat...

waktu sore , aku dan adikku gunakan untuk ke TPA , pada waktu itu adalah waktu yang sangat tidak kusukai ..harusnya aku bisa bermain.. tetapi malah disuruh pergi untuk belajar agama..  
waktu TPA tidak jarang aku malah di setrap karena tidak bisa menghafal surat-surat dengan baik... aku berdiri di paling belakang dengan beberapa anak lain yang juga di hukum.. aku ingat betul saat-saat itu.. aku heran kenapa ibuku sedemikian ngototnya meyuruh aku belajar agama ke TPA.. Padahal aku sudah belajar agama di sekolah dua jam selama satu minggu..

ketika habis sholat magrib, ibuku menyimaki bacaan ngaji kami, aku ingat aku sudah al-quran waktu itu.. tapi sialnya jam mengaji bersamaan dengan film cartoon tsubasa jam 18.00, dan kau harus tau aku dan adikku pasti bertengkar dulu sama-sama tidak mau ngaji pertama, saling tolak-tolakkan untuk maju ngaji pertama.. dan ketika aku harus ngaji pertama, mataku selalu melirik TV yang menyala.. mencuri-curi untuk menonton tsubasa... 
aku harap aku bisa ngaji dengan ngebut... tapi aku tau ketika aku baca dengan ngebut tanpa memperhatikan tajwid dan kawan-kawannya itu , maka ibu menyuruhku untuk mengulang... dan kala itu aku akan menggerutu dalam hati..

ketika malam hari aku bersama adikku untuk mengaji  juga di tetangga depan yang aku panggil dengan "bu aji", bersama belasan anak lain... kita mengaji... saling berebut tempat... saling berebut mengantri mengaji.. dan ketika akhir kita membaca doa  pulang dengan suara yang paling keras dari yang kita bisa.. dan kemudian pulang berlari-larian ke rumah.. itu adalah saat yang paling bahagia bagiku..


dulu aku benci saat-saat itu.. 
benci dimana harusnya aku bisa untuk tidur, tetapi malah disuruh sholat subuh
benci dimana harusnya aku bisa bermain tetapi malah disuruh pergi ke TPA
benci dimana harusnya aku bisa nonton film cartoon tapi malah disuruh belajar mengaji

tapi kini aku sungguh merindukannya...


mungkin aku dulu tidak mengerti kenapa ibu selalu memaksa kami untuk belajar agama di TPA , 
mungkin aku dulu nggak ngerti.. kenapa kami di didik dengan sangat keras untuk pandai mengaji... aku nggak ngerti kenapa kita harus mengaji..
kenapa kita harus sholat 

kenapa ??? 

hanya itu yang selalu aku tanyakan dalam hati..


tapi kini.. I knew the answer..

kalau dulu ibu ga sedemikian galaknya memaksa kami untuk pandai sholat dan pandai mengaji..
aku nggak ngebayangin bagaimana jadinya aku sekarang ??
bagaimana aku bisa menabung untuk di 'dunia' ku nanti ??

terkadang hikmah atas 'sesuatu' kita ga akan dapetin saat masa kini
tetapi dimasa depan ketika kita telah melalui proses panjang
dan saat itulah kita baru akan mengerti atas semua kejadian yang terjadi di masa lalu..

mah.. terimakasih...
engkau adalah madrasah terbaik bagi kami...
engkau adalah sekolah agama paling istemewa bagi kami...

aku hanya berharap satu hal...

kelak,aku bisa menjadi ibu seperti ibuku ... 
menjadi madrasah terbaik untuk anak-anaknya



:')

Comments

Popular posts from this blog

alin, semangat terus ya !

aku berjuang lagi aku berlari lagi.. aku tau ini semua tidak akan mudah ini semua butuh proses yang enggak sehari dua hari aku harus masuk gigi 4 dan gas pol.. aku cuma pengen buktiin kesemua kalo aku bisa... alin bisa ! hey kamu, lihat aku ya lihat aku dengan jeli... see you on top guys ! :)
Sampai detik ini aku masih percaya bahwa semuanya tidak ada yang sia sia Aku percaya bahwa semuanya diatur dengan sebaik baiknya.. dengan sesempurna mungkin.. Allah tidak mungkin membebani hambanya diluar kemampuannya kan.. Semua ini terjadi karena Allah tau, aku mampu :) YaRabb.. walau jalan ini tampaknya sulit.. walau berliku dan penuh kerikil.. Aku percaya semua akan baik baik saja jika saya bersamaMu yaRabb Amiin Stasiun manggarai 24 Maret 2017
Kapal tidak selamanya berlayar Badai tidak selamanya menerpa Malam tidak selamanya tetap tinggal Akan ada saatnya kapal berlabuh Pelangi yang muncul Dan pagi hangat yang datang Semua hanya masalah waktu Malam yang dingin Harapan indah 20 Maret 2017