Skip to main content

Dad, may I ask WHY.

Dad, I wonder why.

you always ask me that question. always and always

I don't know why.. It just makes me feel desperate more and more..

it just makes me sad and cry hard suddenly..

I said I was busy.. I was going to study.. don't you know I stopped your calling just for crying ?

not once, not twice... but I feel that question become our routinity now,,, :')



you don't need to be worry..
Daddy, I will, I do, I did  my best here...
for you..



so the answer of  mine to your question, I will PROVE
as SOON as possible. insyaALLAH

I am in process now.



your daughter's promise

*tears

Comments

Popular posts from this blog

alin, semangat terus ya !

aku berjuang lagi aku berlari lagi.. aku tau ini semua tidak akan mudah ini semua butuh proses yang enggak sehari dua hari aku harus masuk gigi 4 dan gas pol.. aku cuma pengen buktiin kesemua kalo aku bisa... alin bisa ! hey kamu, lihat aku ya lihat aku dengan jeli... see you on top guys ! :)

Pah.....

"Alin, tahun berapa alin lulus ?", tanya lelaki itu. pertanyaan ini bukan pertama atau yang kedua kalinya.. pertanyaan ini udah sering aku dengar... dan jawabanku juga masih tetap sama "insyaAllah pah, april 2015 udah kelar profesi" entahlah.. selalu ada satu rasa yang sangat berat dalam pertanyaan itu.. rasa lelah yang tak pernah terungkapkan.. rasa lelah yang selalu disimpan rasa lelah yang seringkali terabaikan... dan selalu ada satu janji pada kata "april 2015" selalu ada harapan dalam kata "april 2015" seperti angin yang ditunggu oleh orang yang penuh peluh seperti air untuk orang yang tercekik karena haus ataupun seperti tidur siang untuk orang yang kelelahan.. Pah... insyaAllah.... hari pada "april 2015 adalah hari dimana penyerahan "beban" yang selama ini kau pikul di bahumu ke bahuku... hari dimana pergantian posisi tertinggi untuk bertanggung jawab atas nama "keluarga" hari itu, tak ...