Skip to main content

Perjuangan yang manis dari Malang

Selama di mlang ini, aku dapet banyaaaaaak banget pelajaran...

Mulai dari gimana rasanya seneng plus tegang setiap lolos dari satu babak ke babak lain,..

Tau rasanya deg-degan nunggu pengumuman siapa saja yang lolos ke babak selanjutnya..

Tau bagaimana rasanya berjuang demi almamater..

Belajar bagaimana sebuah rasa yang di sebut legowo....hehe..belajar seneng ketika orang lain menang

Okelah.. kita kecewa, karna ga berhasil masuk 3 besar.. tapi aku g akan pernah nyangka bisa lolos sejauh ini.. lolos 10 besar, terus lolos lagi 5 besar...  itu udah alhamdulillah bangett.. Allah kasi kesempatan buat duduk sejajar sama para pemenang..

Segala pengorbanan waktu, tenaga, materil udah terbayaaaaarrrrr banget selama berada di malang...

Hehehe, kita juga main-main ke BSN, jadi kayak vitamin k untuk menyembuhkan... wah, i forgot about what kind of feeling being a child but last night. Hihi

Selama disini jadi semakin sadar, pertolongan ALLAH , itu dekeeeettt banget.. mulai dari LO yang baik, dapet tempat tinggal, dapet kemudahan2 Allah yang lain..

Selain itu, juga ketemu buanyak banget dapet link, ide, dan teman baru..

Yang pasti, dan yang paling penting aku belajar dua hal....
1. Stiap pengorbanan itu pasti ALLAH balas, dengan sesuatu yang sweet, entah kapan... kita hanya perlu sabar.... dan selalu pasrah akan rido Allah
2. Setiap perjuangan nggak cuma butuh semangat yang menggebu-gebu.. tapi juga action yang setimpal..

:')

Demikian laporan dari saya
Sit irsalina melaporkan dari kota perjuangan malang yang indah :)

20102013

Comments

Popular posts from this blog

Pah.....

"Alin, tahun berapa alin lulus ?", tanya lelaki itu. pertanyaan ini bukan pertama atau yang kedua kalinya.. pertanyaan ini udah sering aku dengar... dan jawabanku juga masih tetap sama "insyaAllah pah, april 2015 udah kelar profesi" entahlah.. selalu ada satu rasa yang sangat berat dalam pertanyaan itu.. rasa lelah yang tak pernah terungkapkan.. rasa lelah yang selalu disimpan rasa lelah yang seringkali terabaikan... dan selalu ada satu janji pada kata "april 2015" selalu ada harapan dalam kata "april 2015" seperti angin yang ditunggu oleh orang yang penuh peluh seperti air untuk orang yang tercekik karena haus ataupun seperti tidur siang untuk orang yang kelelahan.. Pah... insyaAllah.... hari pada "april 2015 adalah hari dimana penyerahan "beban" yang selama ini kau pikul di bahumu ke bahuku... hari dimana pergantian posisi tertinggi untuk bertanggung jawab atas nama "keluarga" hari itu, tak ...

pasrah hingga titik terendah

ujian tulis kukerjakan semampuku.. sekuatku.. kuhabiskan 3 lembar folio full selama satu setengah jam bersama kurang lebih 7 peserta lain yang  juga lolos.. dengan tulisanku yang percayalah lebih rapih dan terbaca tulisan anak tk (kajurku pernah berkata demikian) aku menyelesaikan lebih cepat 10 menit dari waktu yang telah ditentukan.. bukan apa-apa, aku ingin mengantri wawancara lebih cepat karena aku ada kuliah.. pewawancara duduk persis dihadapanku.. sial, tidak ada meja yang menjadi pembatas diantara kita ku yakin interviewer itu telah melihat kaki ku yang tidak bisa diam, dia pasti telah menangkap ke-nervous-an ku.. saat sesi wawancara kujawab semampuku dan sejujur-jujurnya jawabanku.. ketika penutupan sang interviewernya bertanya "bagaimana bila Anda tidak lolos dalam tahapan ini karena mungkin ada peserta yang jauh lebih baik dari Anda?" dengan simpel aku jawab "berarti bukan rejeki saya pak" setelah itu aku mendadak lemas *** yaTuhan,...