Skip to main content

menyambut lebaran 2013 , insyaAllah :)

wahhh ini di rumah lagi rempong2nya preparing untuk lebaran, maklum nyokap gue adalah tipikal wanita yang lebih milih rempong2an di rumah untuk bikin makanan, di banding beli makanan untuk tujuan praktis
how lucky I am having mom like her :"

banyak makanaaann.... yeyyyy :)

tanggal 9 agustus nanti, temen bule gue mau dateng, bukan bokap dan nyokap gue kalo ga
exited kalo temen gue ada yang mau dateng... hehehe...

menyambut lebaran, ini di rumah lagi ada pembaharuan, mulai dari renovasi pintu kamar mandi, sampe ganti sofa.. hahaha

gue emang lagi sibuk, tapi bukan berarti ga bisa nulis, walopun cuma dari hape (karena pulsa modem pc gue abis,, whehehe )

karena dengan menulis, lo ga akan pernah lupa..
kecuali elo yang menghapusnya :)

percaya gue, kalo elo udah ada passion sama sesuatu.. you really can't leave it :)


yaAllah.. semoga tahun besok alin dan keluarga alin dan orang2 yang alin sayangi masih apat bertemu dengan bulan ramadhan,,,, amin yaRabb






Popular posts from this blog

Pah.....

"Alin, tahun berapa alin lulus ?", tanya lelaki itu. pertanyaan ini bukan pertama atau yang kedua kalinya.. pertanyaan ini udah sering aku dengar... dan jawabanku juga masih tetap sama "insyaAllah pah, april 2015 udah kelar profesi" entahlah.. selalu ada satu rasa yang sangat berat dalam pertanyaan itu.. rasa lelah yang tak pernah terungkapkan.. rasa lelah yang selalu disimpan rasa lelah yang seringkali terabaikan... dan selalu ada satu janji pada kata "april 2015" selalu ada harapan dalam kata "april 2015" seperti angin yang ditunggu oleh orang yang penuh peluh seperti air untuk orang yang tercekik karena haus ataupun seperti tidur siang untuk orang yang kelelahan.. Pah... insyaAllah.... hari pada "april 2015 adalah hari dimana penyerahan "beban" yang selama ini kau pikul di bahumu ke bahuku... hari dimana pergantian posisi tertinggi untuk bertanggung jawab atas nama "keluarga" hari itu, tak ...

pasrah hingga titik terendah

ujian tulis kukerjakan semampuku.. sekuatku.. kuhabiskan 3 lembar folio full selama satu setengah jam bersama kurang lebih 7 peserta lain yang  juga lolos.. dengan tulisanku yang percayalah lebih rapih dan terbaca tulisan anak tk (kajurku pernah berkata demikian) aku menyelesaikan lebih cepat 10 menit dari waktu yang telah ditentukan.. bukan apa-apa, aku ingin mengantri wawancara lebih cepat karena aku ada kuliah.. pewawancara duduk persis dihadapanku.. sial, tidak ada meja yang menjadi pembatas diantara kita ku yakin interviewer itu telah melihat kaki ku yang tidak bisa diam, dia pasti telah menangkap ke-nervous-an ku.. saat sesi wawancara kujawab semampuku dan sejujur-jujurnya jawabanku.. ketika penutupan sang interviewernya bertanya "bagaimana bila Anda tidak lolos dalam tahapan ini karena mungkin ada peserta yang jauh lebih baik dari Anda?" dengan simpel aku jawab "berarti bukan rejeki saya pak" setelah itu aku mendadak lemas *** yaTuhan,...