Skip to main content

my family and i

Papaku..
beliau orang yang paling kuhormati dirumah
papaku orang yang tegas dalam peraturan
papaku memimpin keluargaku dengan penuh tanggung jawab dan cinta tentunya
papaku suka kebersihan
papaku suka berkebun
papa juga sangat suka ngaji
aku perhatikan setiap papa habis sholat, terdengar suara ngaji dari kamarnya
setiap malam jumat, kita terbiasa baca surat yasin sehabis sholat magrib berjamaah
setelahnya diisi sedikit wejengan darinya
papaku agamis..
papa orang yang sangat menjaga pola makan
beliau bisa saja bener2 menolak ketika ditawari makan2an seperti icecream, bole dsb
papa orang yang sangat bekerja keras demi keluarga
oh iya,, papaku pelaut
jadi papa jarang pulang
kalau pulang aku  dan adikku tak canggung
langsung berlari ke arah papa, memeluk dan mencium kedua pipinya
walaupun kami sudah besar, tapi tradisi ini masih berjalan
dan aku menyukainya
papaku hampir dua kali sehari menelponku
disaat pagi dan malam
sekedar tanya : "alin lagi apa ?" , "alin udah makan?"
aku sayang sekali papahku
kalau ada orang tanya siapa lelaki terhebat didunia ini
aku akan jawab dengan lantang :"PAPA SAYA.. Abubakar Saleh"


ibuku..
mamaku sangat cantik
sangat cantik
mungkin bila aku dibandingkan dengan mamahku
aku masih kalah jauh
mamahku berwajah arab
tapi temen2 ku bilang : "nyokap lo orang india ya ?"
mata mamahku indah
hidung mamahku mancung
rambut mamah keriting tergurai
cantik sekali..
mamah orang yang sangat penuh kasih sayang
aku banyak belajar kelembutan dan pengorbanan darinya
mamahku selalu menasihatiku semua hal yang seharusnya aku lakukan
dan seharusnya aku hindari
mamahku tak begitu melarang dan mengekangku
mama sangat berbakti terhadap keluarga
aku sangat melihat itu di kepribadian mama
mama orang yang sangat rela bekorban terhadap keluarga
mama benar2 seperti bidadari duniaku
mama pintar masak,
apapun makanan aku, adikku, dan ayahku suka
mama pasti bisa masaknya
aku janji kepada diriku sendiri liburan semester ini aku belajar masak dari mama
mama suka minum kopi
disela-sela waktu luangnya mamah gemar minum kopi
terkadang aku  juga minum
mama tidak banyak menuntut dariku
aku benar-benar bersyukur bisa lahir dari rahim mamah
aku benar2 berterimakasih kepada ALLAH karena bisa mempunyai ibu seperti mamah
aku bangga jadi putrimu mah...



Muhammad ihsan
dia adik saya satu-satunya
wajahnya persis ibuku, kearab-arab pan
di sekolah teman2nya memanggilnya dengan "arab"
dia  mengikuti jejak ayahku
adiiku sekarang sekolah di sekoah pelayaran
6 tahun lalu dia hanya sebahuku
tak lebih dari itu
ada foto keluarga kami saat aku baru lulus SD
dia hanya sebahuku..
sekarang keadaan terbalik, aku yang nyars sebahunya dia
terkadang teman2ku bilang : "ini kakak lo ?"
ketika melihat  foto terbaru kami
dulu dia putih, entah main dimana dia jadi item gitu
waktu aku masih dijakarta
kita sering cerita2 bareng,,,
entah ttg apapun itu
kita sering jalan bareng
kalau kita berjalan, seperti orang lagi pacaran.. hah!
dulu dia sering meminjam alat tulis dariku
dan hampir tak pernah dikembalikan : "maap teh..ilang"
aku langsung marah sama dia
tapi lagi... ketika dia minjem barang :  "yaudah sana, tapi jangan diilangin"
saya sayang adik saya
walaupun kita sering juga berantem
tapi dia tetap adik saya
kalau ada yang berani menyakiti adik saya
langsung saya lawan orang itu !!!



aku..
tak banyak tentang aku yang bisa kuuraikan
banyak keluarga dari papa bilang
kalau wajahku mirip papa
matanya, hidungnya , mulutnya, bahkan tertawanya persis papa
begitu kata adik papaku
aku sayang banget sama keluarga aku
mereka pilar2 hidupku
mereka motivasi utamaku
jadi wanita sholeha
jadi wanita sukses
dan akan ku bahagiakan mereka


itu doa utamaku
AMIN YAALLAH

mah.. pah... san..
i love you

mah .. doakan aku menjadi putri yang soleha
pah.. doakan aku menjadi anak yang bisa dibanggakan olehmu
san.. doakan aku menjadi contoh terbaik untukmu

Popular posts from this blog

Pah.....

"Alin, tahun berapa alin lulus ?", tanya lelaki itu. pertanyaan ini bukan pertama atau yang kedua kalinya.. pertanyaan ini udah sering aku dengar... dan jawabanku juga masih tetap sama "insyaAllah pah, april 2015 udah kelar profesi" entahlah.. selalu ada satu rasa yang sangat berat dalam pertanyaan itu.. rasa lelah yang tak pernah terungkapkan.. rasa lelah yang selalu disimpan rasa lelah yang seringkali terabaikan... dan selalu ada satu janji pada kata "april 2015" selalu ada harapan dalam kata "april 2015" seperti angin yang ditunggu oleh orang yang penuh peluh seperti air untuk orang yang tercekik karena haus ataupun seperti tidur siang untuk orang yang kelelahan.. Pah... insyaAllah.... hari pada "april 2015 adalah hari dimana penyerahan "beban" yang selama ini kau pikul di bahumu ke bahuku... hari dimana pergantian posisi tertinggi untuk bertanggung jawab atas nama "keluarga" hari itu, tak ...

pasrah hingga titik terendah

ujian tulis kukerjakan semampuku.. sekuatku.. kuhabiskan 3 lembar folio full selama satu setengah jam bersama kurang lebih 7 peserta lain yang  juga lolos.. dengan tulisanku yang percayalah lebih rapih dan terbaca tulisan anak tk (kajurku pernah berkata demikian) aku menyelesaikan lebih cepat 10 menit dari waktu yang telah ditentukan.. bukan apa-apa, aku ingin mengantri wawancara lebih cepat karena aku ada kuliah.. pewawancara duduk persis dihadapanku.. sial, tidak ada meja yang menjadi pembatas diantara kita ku yakin interviewer itu telah melihat kaki ku yang tidak bisa diam, dia pasti telah menangkap ke-nervous-an ku.. saat sesi wawancara kujawab semampuku dan sejujur-jujurnya jawabanku.. ketika penutupan sang interviewernya bertanya "bagaimana bila Anda tidak lolos dalam tahapan ini karena mungkin ada peserta yang jauh lebih baik dari Anda?" dengan simpel aku jawab "berarti bukan rejeki saya pak" setelah itu aku mendadak lemas *** yaTuhan,...