Skip to main content

mama... ku merindukanmu

Malam ini aku sendiri
dalam arti yang sebenarnya
jenuh
aku bosan
aku ingin berteriak dan mengatakan
kepada dunia bahwa aku tak mau sendiri

seketika
aku teingat ibundaku
diseberang kota sana
aku teringat akan  ibuku yang selalu sendiri

dia tak pernah menegeluh
dia tak pernah memaksaku untuk selalu menghubunginya
dia sabar dalam kesepiannya

tanpa sadar
air mata ini terjatuh

bagaimana bisa aku seegois ini ...
aku yang baru hanya semalam
merasa sepi dan ditinggalkan
dibandingkan ibuku
nan jauh disana
hampir setiap malam ia sendiri

mama
andai aku bisa
aku ingin selalu berada di dekatmu mama
menemani mu
dalam sepimu

mama
maafkan putrimu ini mama
yang belum bisa sepenuhnya berbakti kepadamu

mama
ku merindukanmu

Popular posts from this blog

alin, semangat terus ya !

aku berjuang lagi aku berlari lagi.. aku tau ini semua tidak akan mudah ini semua butuh proses yang enggak sehari dua hari aku harus masuk gigi 4 dan gas pol.. aku cuma pengen buktiin kesemua kalo aku bisa... alin bisa ! hey kamu, lihat aku ya lihat aku dengan jeli... see you on top guys ! :)

Pah.....

"Alin, tahun berapa alin lulus ?", tanya lelaki itu. pertanyaan ini bukan pertama atau yang kedua kalinya.. pertanyaan ini udah sering aku dengar... dan jawabanku juga masih tetap sama "insyaAllah pah, april 2015 udah kelar profesi" entahlah.. selalu ada satu rasa yang sangat berat dalam pertanyaan itu.. rasa lelah yang tak pernah terungkapkan.. rasa lelah yang selalu disimpan rasa lelah yang seringkali terabaikan... dan selalu ada satu janji pada kata "april 2015" selalu ada harapan dalam kata "april 2015" seperti angin yang ditunggu oleh orang yang penuh peluh seperti air untuk orang yang tercekik karena haus ataupun seperti tidur siang untuk orang yang kelelahan.. Pah... insyaAllah.... hari pada "april 2015 adalah hari dimana penyerahan "beban" yang selama ini kau pikul di bahumu ke bahuku... hari dimana pergantian posisi tertinggi untuk bertanggung jawab atas nama "keluarga" hari itu, tak ...